Rendang Untuk Haji, Bekal yang Cocok Dibawa ke Tanah Suci

Rendang Untuk Haji – Saat menjalankan ibadah haji seringkali kita rindu akan makanan khas Indonesia, untuk mengobati kerinduan kepada makanan khas Indonesia maka Anda bisa membawa makanan yang dapat dibawa ke tanah suci salah satunya rendang untuk haji.

Rendang adalah makanan yang terbuat dari daging dan bumbu-bumbu yang proses memasaknya dilakukan berkali-kali hingga kering. Di Indonesia sendiri rendang identik dengan suku Minangkabau dan sering dijumpai di rumah makan-rumah makan khas Padang,  karena sudah terkenal rendang tak hanya lagi menjadi makanan khas suku Minangkabau tetapi sudah menjadi makanan skala nasional. Bahkan ternyata rendang  tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia hampir di negara-negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, Brunei, Singapura dan Thailand juga mengenal rendang.

Situs berita CNN pernah membuat daftar makanan terenak di seluruh dunia dan ternyata rendang berada di urutan pertama, lho! Keren, kan?

Karena kelezatan rendang maka makanan tersebut sering disajikan dalam berbagai acara besar di Indonesia, saat idul adha atau lebaran kurban pun masyrakat Indonesia selain suka membuat sate, gulai dan tongseng juga banyak yang membuat rendang. Itu dikarenakan rendang bisa awet hingga berminggu-minggu, jika dihangatkan kembali pun rasa bumbunya tetap akan terasa dan tidak jadi aneh seperti makanan yang lain.

Rendang, Alternatif Lauk Selama Haji di Tanah Suci

Kenikmatan rendang yang tidak tertahankan menjadikan makanan itu cocok untuk dibawa sebagai bekal traveling termasuk bekal saat beribadah haji. Karena terkadang makanan khas tanah suci sering tidak sesuai dengan selera lidah orang Indonesia menyebabkan beberapa orang yang melakukan ibadah haji jadi tidak doyan makan atau cepat merasa bosan.  Dengan membawa rendang saat ibadah haji bisa menjadi alternatif lauk saat di tanah suci apabila merasa tidak cocok dengan makanan yang disediakan di sana atau merasa bosan.

Selain karena rasanya yang begitu lezat, ketahanan kualitas rendang menjadi alasan utama yang membuat makanan ini cocok untuk dibawa saat beribadah haji. Karena tidak seperti makanan Indonesia lainnya yang mudah basi meski baru satu malam seperti sate, soto, dan bakso. Tidak mungkin, kan,kita membawa makanan-makanan yang mudah basi ke tanah suci. Oleh karena itu rendang adalah pilihan yang tepat sebagai bekal yang dapat dibawa ke tanah suci.

Anda bisa memasak rendang dua atau tiga hari sebelum keberangkatan ke tanah suci. Anda juga bisa memberikannya kepada orangtua, sanak-saudara, atau teman yang hendak berangkat ibadah haji. Jangan lupa simpan di tempat yang rapat agar tidak tumpah saat disimpan di dalam tas, jika tumpah tentu akan merepotkan karena membuat kotor dan aromanya yang menyengat bisa merebak dan menyebabkan Anda tidak boleh naik pesawat.

Namun jika Anda tidak mau repot memasak rendang dan mencari wadah yang tidak mudah tumpah, Anda bisa membeli rendang dalam kemasan karena kini di Indonesia telah hadir rendang dalam kemasan seperti kornet. Rendang Den Lapeh adalah rendang dalam kemasan. Kemasannya terbuat dari kaleng yang rapat  seperti kornet menjadikannya tidak mudah tumpah dan tidak cepat bau karena wadahnya tidak akan kemasukkan angin.

Selain wadah kaleng, rendang ini juga memiliki versi penyimpanan lain yaitu disimpan di dalam kardus. Sebelum disimpan di kardus, rendang ini disimpan di dalam plastik baru kemudian dimasukkan ke kardus sehingga kerapatan dan keamanan penyimpanannya jelas terjaga.

Rendang degan versi wadah kardus ini cocok untuk Anda yang menyukai kepraktisan. Karena model penyimpanan dengan plastik dan kardus lebih mudah dibuka ketimbang model kaleng. Jangan khawatir terhadap kemasan kaleng dan plastik ini karena kemasan ini sudah sesuai dengan standar kesehatan.

Ada beberapamacam rendang yang bisa dibawa saat menunaikan ibadah haji yaitu rendang daging, rendang paru dan rendang ayam suwir. Semuanya cocok dibawa ke tanah suci, tinggal pilih mau yang mana tergantung selera Anda.

Selain praktis dan awet, membawa rendang saat ibadah haji juga bisa menjadi ajang promosi atau pengenalan makanan khas Nusantara kepada jamaah haji dari negara lain. Anda bisa memberikannya pada jamaah haji dari negara lain selain yang berasal dari Asia Tenggara agar mereka bisa mencicipi atau bahkan bisa menikmati dalam jumlah banyak.

Anda juga dapat berbagi dengan sesama jamaah haji dari Indonesia yang mungkin rindu dengan makanan Indonesia tetapi tidak membawa dan tidak dapat menemukan makanan khas Indonesia di tanah suci.

Selain mendapat pahala ibadah haji, Anda juga dapat pahala dalam berbagi makanan dengan sesama muslim, serta menjadi masyarakat Indonesia yang berperan dalam mengenalkan makanan khas Indonesia kepada warga negara asing.

Rendang Aman Saat Pemeriksaan di Bandara

Keuntungan lain dengan membawa rendang kemasan ke tanah suci adalah makanan ini tidak dipermasalahkan oleh pihak bandara di Indonesia , lho. Karena kemasannya yang rapi, tidak menimbulkan bau dan tidak mudah rusak oleh karenanya pihak bandara di Indonesia mengizinkannya. Jadi Anda tidak perlu takut jika sudah membawa beberapa kaleng atau kardus tetapi justru ditahan oleh pihak bandara, karena hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Jadi kapan Anda berangkat haji? Sudah siapkah? Semoga ibadah haji Anda diterma oleh Allah Swt dan menjadi sosok yang lebih baik lagi setelah pulang dari tanah suci.

Sebelum berangkat ke tanah suci, persiapkanlah segala hal yang hendak dibawa ke tanah suci. Jangan membawa barang terlalu banyak, yang penting-penting saja agar tidak repot saat membawa serta agar tidak kelebihan muatan bagasi yang dapat membuat Anda harus membayar bagasi tambahan. Jangan lupa juga untuk membuat daftar barang-barang penting seperti obat-obatan, kartu ATM, paspor dan barang penting lainnya yang harus dibawa termasuk makanan-makanan Indonesia apa saja yang sekiranya ingin dan boleh untuk dibawa.

Membuat daftar oleh-oleh atau apa saja yang hendak dibeli di sana dan dibawa pulang ke Indonesia juga menjadi hal penting agar pengeluaran Anda tidak membengkak atau kekurangan uang saat di sana. Karena jika Anda kehabisan uang saat di tanah suci pasti akan repot sekali. Oleh karena itu mencatat oleh-oleh yang hendak dibeli sejak sebelum berangkat ke tanah suci juga merupakan hal yang penting.

Terakhir satu hal lagi yang tak kalah pentingnya agar ibadah haji lancar jangan lupa membawa bekal rendang untuk haji.

Leave a Reply